Sabtu, 27 Nov 2021
  • Agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta. Dan ilmu pengetahuan tanpa agama adalah lumpuh.

Kuatkan Budaya Literasi, MAN 1 Lamongan Gelar Workshop Nulis Buku

Share Agar Bermanfaat!!

Lamongan-Gerakan Literasi di MAN 1 Lamongan terus berjalan bahkan kian dikuatkan. Salah satunya dilakukan dengan mengadakan Workshop Kepenulisan Buku (Best Practice dan Karya Ilmiah Populer), Sabtu (25/09/2021). Kegiatan yang dipusatkan di gedung aula MAN 1 Lamongan tersebut digelar dengan menghadirkan penggagas gerakan multiterasi sekaligus penulis buku dari MAN 3 Jombang, Rialita Fithra Asmara, S.Pd.

Selain dihadiri jajaran pimpinan madrasah, sejumlah guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Lamongan juga terlihat datang mengikuti kegiatan tersebut. Tampak di antaranya adalah Kepala Penjaminan Mutu MAN 1 Lamongan Drs Akhmad Luthfi, M.Si, M.Pd, Waka Humas  Suparno, S.Ag, Waka Sarpras Sofyan Hadi, S.Pd, Waka Kesiswaan Rouf Baydhowi, M.Pd, Kepala Perpustakaan Darul Fikri MAN 1 Lamongan Dra Siti Muzayati, M.Pd, Ketua Tim Literasi Suharsono, M.Pd, dan sejumlah guru lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Literasi MAN 1 Lamongan, Suharsono, M.Pd menyampaikan kegiatan yang diadakan saat ini merupakan program Literasi Madrasah tahun 2021 yang sudah direncanakans ejak awal. Pihaknya ingin menguatkan kembali program literasi madrasah (GELEM), sehingga ada budaya literasi pada seluruh guru di madrasah. “Paling tidak, masing-masing dari kita nanti punya karya, baik dalam bentuk best praktice ataupun karya ilmiah popular, lebih-lenih dalam bentuk buku,” harap Suharsono.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut, narasumber Rialita Fithra Asmara, S.Pd bukan hanya memberikan materi teknik penulisan secara teoritis, tetapi juga melakukan pendampingan langsung cara menulis. Lebih dari  tiga jam sejak pukul 09.00 WIB, pustakawan dari Jombang ini memberikan pendampingan kepada seluruh guru yang hadir. Bahkan, Rialita juga memberikan trik khusus berupa teknik penulisan buku best practice dengan mengunakan model 2T (Tabung-Tulis), sehingga guru menemukan cara mudah untuk menuangkan karya-karyanya.

Suharsono menambahkan bahwa rangkaian kegiatan yang diadakan Tim LIterasi MAN 1 Lamongan ini digelar dalam tiga tahap. Untuk tahap pertama, lanjut guru Bahasa Indonesia ini, diadakan kegiatan workshop kepenulisan buku. Pada tahap ini pihaknya mengundang narasumber Rialita Fithra Asmara, S.Pd untuk memberikan materi cara menulis karya. Pihaknya berharap semua guru di MAN 1 Lamongan aktif mengikuti kegiatan workshop sehingga memiliki bekal skill dalam membuat karya tulis.

Dengan begitu, kata dia, bila tahap pertama berjalan lancar, maka tahap berikutnya bisa dilakukan. Karena pada tahap kedua itu nanti akan diadakan kegiatan pendampingan untuk guru-guru yang telah masuk menulis karya. Sehingga pada tahap kedua nanti akan bisa dilakukan arahan bagaimana penulisan karya dengan baik. Nah, dari karya-karya yang dibuat hasil bimbingan nanti diharapkan bisa dibukukan bahkan bisa diterbitkan, sehingga bisa dilakukan kegiatan launching dan bedah buku karya guru MAN 1 Lamongan. Dirinya berharap, kegiatan ini bukan menjadi kegiatan akhir, tetapi menjadi titik awal, sehingga ke depannya bisa melahirkan karya-karya hebat dari kalangan guru MAN 1 Lamongan. Targetnya nanti semua guru punya karya, paling tidak dalam bentuk best practise dan karya ilmiah populer hingga diterbitkan. (roudlon)


Share Agar Bermanfaat!!

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR