Bakal Meriah, M2F MAN 1 Lamongan 2020 Diikuti Seribu Peserta

0
470
TECHNICAL MEETING. Panitia M2F VI MAN 1 Lamongan 2020 menjelaskan tata cara dan petunjuk pelaksanaan serta petunjuk teknis lomba kepada para undangan yang hadir di aula MAN 1 Lamongan

Lamongan-Rencana pelaksanaan Manela Maulid Festival ke-VI (M2F VI) 2020 diperkiran bakal berlangsung sukses. Paling tidak, itu terlihat dari animo masyarakat yang demikian besar untuk mengikuti event tahunan yang diadakan OSIS MAN 1 Lamongan. Hingga hari terakhir pendaftaran, jumlah peserta yang mendaftar sudah hampir mencapai 1.000 peserta atau tepatnya sebanyak 994 peserta.

“Insyaallah tembus sampai seribu lebih karena masih ada yang ingin daftar,” kata Ketua OSIS MAN 1 Lamongan, Panji Dani Ramadhan yang juga sebagai penanggung jawab M2F MAN 1 Lamongan tahun 2020 ditemui di sela-sela Technical Meeting (TM) M2F di gedung aula MAN 1 Lamongan, Minggu (16/2/2020).

Panji Dani mengatakan besarnya animo masyarakat untuk mengikuti M2F tahun ini dipengaruhi banyak faktor. Namun siswa kelas XI IIK ini mengaku salut dengan kekompakan dan semangat teman-temannya di panitia M2F dalam melaksanakan tugas masing-masing sesuai job discription (jobdis)-nya. Termasuk dalam mendistribusikan undangan dan brosur M2F ke setiap sekolah dan madrasah. “Saya akui kerja teman-teman luar biasa, all out,” aku dia.

KELENGKAPAN BERKAS. Panitia M2F VI MAN 1 Lamongan tahun 2020 semangat melayani para peserta yang ingin melengkapi berkasnya sebelum perlombaan dimulai pada 23 Februari 2020 nanti

Hal sama juga diyakini disampaikan Ketua Panitia M2F, Novin Ardian Yuluiato. Siswa kelas XI MIPA-8 ini mengatakan peserta yang daftar dalam M2F tahun ini bukan hanya dari wilayah Lamongan, tetapi juga tidak sedikit berasal dari wilayah Gresik, Bojonegoro, Tuban, bahkan juga dari Mojokerto. “Dari total peserta yang daftar, lomba olimpiade PAI paling banyak peminat dan pesertanya, tercatat ada 157 peserta,” tutur Novin.

Urutan kedua, lanjut dia, ditempati lomba olimpiade Bahasa Inggris. Jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti lomba olimpiade Bahasa Ingris mencapai 111 peserta, kemudian disusul olimpiade IPA (105 peserta), olimpiade Matematika (84 peserta), olimpiade IPS (73 peserta), dan Bahasa Arab sebanyak 69 peserta. Sisanya mengikuti lomba Banjari, MTq, Pidato, Puisi, Tahfidz, Kaligrafi, dan KIR.

“Hari ini, perwakilan sekolah dan madrasah yang mendaftar kita undang untuk mengikiuti TM dan sekaligus melengkapi berkas yang kurang,” ujar dia.

Adapun rencana pelakasanaan lomba sendiri, kata dia, sesuai jadwal akan dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Februari 2020 mulai pukul  07.00 WIB hingga selesai. Dalam TM ini, lanjut dia, telah disampaikan perlengkapan apa saja yang harus dibawa saat pelaksanaan lomba di antaranya adalah ketentuan mengenakan pakaian Seragam Harian (PSH) dengan inisial sekolah masing-masing untuk Lomba Kaligrafi, lomba cipta puisi, dan olimpiade. Pakaian Busana Muslim/Muslimah bebas rapi untuk Lomba Pidato, lomba banjari, lomba MHQ dan Lomba MTQ. Obat-obatan pribadi jika diperlukan. Peserta Lomba Kaligrafi membawa  meja lipat sendiri dan alat pewarna (krayon/ cat air) sendiri (kertas disediakan panitia). “Peserta Lomba Banjari membawa alat alat sendiri. Ketentuan ini sudah kami sampaikan dan kami share di web online juga,” ucap dia.

TAK KALAH SEMANGAT. Guru pembina MAN 1 Lamongan juga selalu siap memback up para siswanya dalam menyiapkan M2F VI. Mereka terus memantau sekaligus mengajari siswanya dalam menangani kegiatan akbar seperti M2F

Di tempat terpisah, Waka Kesiswaan  MAN 1 Lamongan Rouf Baydlowi mengatakan bahwa event M2F tahun ini memang punya keistimewaan. Di antaranya, kata Rouf, karena pihak panitia bukan hanya menyediakan hadiah bagi para juara, tetapi juga golden ticket bagi juara 1, 2, 3, dan juga harapan 1 dan 2. “Mereka kita beri bonus golden ticket untuk masuk ke MAN 1 Lamongan tanpa test dalam PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru),” ucap Rouf.

Golden ticket tersebut, kata dia, tentu merupakan sesuatu yang berharga bagi siswa SMP dan MTs yang ingin masuk ke MAN 1 Lamongan. Karena dalam setiap PPDB MAN 1 Lamongan, jumlah peserta yang mendaftar cukup membludak, bahkan banyak yang ditolak karena kuotanya terbatas. Untuk PPDB tahun lalu misalnya, tercatat ada sekitar 500 pendaftar ditolak, karena kutotanya hanya berkisar 400 kursi.

“Jadi, yang mendapat golden ticket nanti akan otomatis bisa masuk tanpa tess. Ini sekaligus juga cara kita untuk mencari bibit-bibit unggul untuk siswa madrasah kita, karena yang juara pasti merupakan siswa pintar dan hebat,” ujar dia. Golden ticket diberikan pada juara di masing-masing lomba kecuali lomba Banjari. Jadi, total ada 70 golden ticket  yang akan diberikan. (roudlon)

Ingin tahu JUKLAK-JUKNIS dan KISI-KISI SOAL M2F? Silakan klik di sini

JUKLAK JUKNIS M2F 2020

KISI KISI MANELA MAULID FESTIVAL 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here