Kader UKS MAN 1 Lamongan Berguru pada Pelopor UKS Nasional

0
697
Pelopor UKS Nasional, Drs Susanto alias Eyang Santo (tengah) berfoto dengan Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh dan jajaran dewan guru

Lamongan-Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 1 Lamongan menggelar acara tahunan berupa Pendidikan dan Latihan (Diklat)  Kader UKS. Kegiatan ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, kegiatan Diklat sekaligus Pelantikan Kader Kesehatan Remaja (KKR) ini tidak diadakan di lingkungan madrasah, tapi dilakukan dengan memboyong seluruh kader UKS/M  ke Surabaya.

“Ini kita lakukan bukan tanpa tujuan,” dalih Pembina UKS/M MAN 1 Lamongan Hartini di sela-sela mendampingi kader UKS/M menjalani diklat di Surabaya.

Hartini menjelaskan, selain untuk mencari nuansa baru dalam kegiatan tahunan UKS/M, juga sekaligus membawa kader UKS/M agar bisa berguru langsung pada pelopor UKS Nasional, Drs Susanto. Alasan itu, lanjut guru mapel Biologi ini, dijadikan dasar, sehingga format acara Dklat dan pelantikan KKR tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Kegiatan kita pusatkan di UKS.TP. Provinsi Jatim, dan salah satu pematerinya adalah bapak. Susanto yang terkenal dengan panggilan Eyang Santo,” tutur Hartini.

Selain Hartini, Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh juga ikut mendampingi para kader kesehatan remaja MAN 1 Lamongan selama kegiatan berlangsung. Guru lain yang juga ikut setia menemani adalah Endro Tri Wahyudiono, Diah Andayani, Dwi Agus Samudra, Laili Himmatul Azizah, dan Fitriah Kusuma.

Para kader UKS/M MAN 1 Lamongan tengah serius mengikuti kegiatan Diklat KKR di UKS Provinsi Jatim

Hartini juga menjelaskan alasan diadakan diklat. Menurut dia, kegiatan ini perlu dan penting dilaksanakan karena KKR perlu kaderisasi dan regenerasi. Dikatakan, UKS sebagai wahana belajar bermanfaat sekali dalam meningkatkan pengalaman. Pengalaman inilah yang punya pengaruh menguntungkan terhadap pembiasaan sikap dan pengetahuan yang berhubungan dengan kesehatan individu dan masyarakat di lingkungan madrasah.

“Sesuai ketentuan, KKR dalam UKS/M minimal 10  persen dari jumlah siswa yang ada di Sekolah/Madrasah,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan diklat yang dibuka langsung kepala madrasah ini diikuti 78 anggota KKR, 19 kader, dan 7 guru UKS. Tujuannya adalah, kata dia, untuk menanamkan pembiasaan hidup sehat kepada anak didik agar dapat turut bertanggungjawab terhadap diri sendiri serta lingkungannya dan ikut aktif dalam usaha-usaha di madrasah maupun masyarakat luar. “Juga untuk mengembangkan sikap positif kearah kesehatan,” tegas dia. (roudlon)

Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh bersama dewan guru membentangkan spanduk diklat UKS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here