Jumat, 19 Apr 2024
  • VISI MAN 1 LAMONGAN : "MADRASAH UNGGUL DALAM PRESTASI, TERAMPIL, BERAKHLAKUL KARIMAH DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN”

Selamat Datang Madrasah Digital MAN 1 Lamongan

Share Agar Bermanfaat!!

Lamongan-MAN 1 Lamongan terus berbenah. Madrasah yang jadi satu-satunya madrasah berpredikat ISO (International Standardization Organization) di Jawa Timur ini terus melakukan banyak terobosan menyongsong era industri 4.0. Bahkan, madrasah pimpinan Drs Akhmad Najikh, M.Ag ini mencanangkan diri sebagai madrasah digital untuk bisa bersaing di dunia global saat ini. Visi-misinya pun diubah jadi Terwujudnya Madrasah Digital yang Unggul, Berkarakter, Terampil, dan Berbudaya Lingkungan.

“Mudah-mudahan rencana kita diijabahi oleh Allah Swt dan membawa madrasah ini menjadi lebih maju, bermanfaat, dan tentunya lebih berkah,” ungkap Kepala MAN 1 Lamongan Drs Akhmad Najikh, M.Ag.

Sementara itu, Kepala ICT MAN 1 Lamongan, Roudlon menambahkan untuk mewujudkan cita-cita MAN 1 Lamongan menjadi madrasah digital, tim ICT ikut membantu, bahu membahu bersama bagian lain dengan membangunkan sistem aplikasi madrasah digital. Diakui, apa yang dilakukan tim ICT belum bisa dikatakan sempurna karena masih banyak keterbatasan. Tapi, lanjut Roudlon yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) Jurnal Ilmiah Cendekia ini, paling tidak pihaknya telah membangun seperangkat sistem aplikasi sebagai pondasi kuat yang sangat memungkinkan mengantarkan MAN 1 Lamongan sebagai madrasah yang benar-benar sebagai madrasah digital secara sempurna ke depannya.

Karena, lanjut dia, dengan sistem perangkat aplikasi yang dibangun saat ini, kegiatan madrasah yang awalnya dilakukan secara manual bisa dilakukan secara digital dan terintegrasi. Dan itu akan sangat bisa menghemat biaya sekaligus meringankan beban kerja dari cara kerja manual yang selama ini dilakukan. Sejumlah perangkat sistem madrasah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri juga bisa terintegrasi, sehingga antara satu bidang atau bagian dengan bagian lainnya akan saling terhubung dan terkoneksi. Dia kemudian mencontohkan soal surat menyurat, siswa atau guru nantinya sudah tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor TU untuk meminta surat keperluannya, tapi cukup duduk manis di meja, kemudian tinggal klik menu di HP Androidnya untuk minta surat yang dibutuhkan. Ini tentu sangat penting bagi siswa kelas XII yang mau lulus melanjutkan kuliah, sehingga tidak harus bolak-balik ke madrasah hanya untuk mengurus surat.

“Petugas di TU secara otomatis akan memprosesnya.Itu adalah bagian kecil dengan sistem digitalisasi yang tengah kita bangun saat ini,” jelas Roudlon.

Baca juga : Raih Juara II Nasional, Siswi MAN 1 Lamongan Dapat Beasiswa Kuliah

Begitu juga dengan sistem kerja manual lainnya, lanjut dia, akan dibuat digital. Seperti persoalan klasik selama ini, terkait dengan kerusakan LCD atau persoalan lain yang dikeluhkan siswa selama ini. Dikatakan, selama ini siswa sering jadi korban setiap mengadukan persoalan kerusakan di kelasnya, tidak jelas harus mengadukan ke mana. Bahkan, kalau sudah diadukan, tidak jelas sampai kapan akan ditangani, sehingga sering kali pembelajaran di kelas terganggu karena fasilitas rusak. Sementara, bagian terkait sering kali merasa tidak pernah ada pengaduan, karena tidak ada hitam di atas putih. Itu sering terjadi dan seperti menjadi lingkaran setan, saling menyalahkan, tidak ada solusi.

Nah, kata dia, dengan sistem ini nanti, semua pengaduan akan tertangani karena sudah disiapakan sistem pengaduan secara digital, sehingga siapa pun, baik siswa maupun guru, tinggal duduk manis di meja, tinggal klik HP androidnya, maka pengaduan akan bisa tersalurkan ke bagian terkait dan segera ditangani secara otomatis. Kedepannya, sistem ini akan terus dikembangkan, sehingga orang tua atau masyarakat juga ikut mengetahui perkembangan anaknya seperti apa di madrasah, termasuk bisa memonitor lewat CCTV yang sudah di-online-kan, bila diijinkan.

“Termasuk untuk raport. Setiap wali nanti juga bisa mengakses raport anaknya secara digital, sehingga bisa mengetahui perkembangan anaknya setiap saat tanpa mengenal waktu dan tempat. Cuma, untuk raport ini masih perlu koordiansi dengan pihak terkait karena datanya harus singkron lebih dahulu,” tuturnya.

Begitu juga, kata dia untuk pembayaran. Diakui, para orang tua siswa selama ini masih harus jauh-jauh datang ke madrasah hanya untuk melakukan pembayaran kebutuhan anaknya di madrasah. Bahkan, tidak jarang ada wali murid harus pulang lagi karena jam loket bank sudah tutup. Maka, dengan aplikasi ini, pembayaran akan bisa dilakukan secara online, bahkan lewat Indomaret atau alfamart pun bisa. Sistem aplikasi pembayaranya sudah dibangun dan bisa dilakukan secara online, tinggal mengkoordinasikan dengan pihak bank yang menjadi mitra MAN 1 Lamongan. “Kami sedang melakukan komunikasi dengan pihak terkait untuk merealisasikan ini,” jelas dia.

Jadi, kata dia, intinya dengan sistem aplikasi digital, kegiatan manual akan bisa diubah jadi digital, termasuk untuk ujian madrasah, baik untuk Penilaian Akhir Semester (PAS) maupun Penilaiah Akhir Tahun (PAT). Sistem ini tentu akan banyak menghemat biaya madrasah yang selama ini banyak tersedot pada kegiatan PAS dan PAT, dan civitas akademika juga tidak harus kerja dua kali, karena nilai dari PAS dan PAT itu akan otomatis terkoneksi pada nilai raport. Soal yang dipakai dalam PAS dan PAT lama kelamaan akan terkumpul dan secara otomatis menjadi database soal, sehingga guru tidak perlu capek-capek membuat soal lagi, hanya tinggal merevisi soal-soal yang dirasa perlu di-up to date.

Begitu juga dengan data siswa. Data siswa akan bisa terjaring melalui PPDB online yang sudah diterapkan di MAN 1 Lamongan selama ini, sehingga semua data bisa terhimpun menjadi database yang terintegrasi dengan seluruh bagian, sehingga baik bagian kurikulum maupun TU tidak harus kerja  dua kali, tidak perlu entry data ulang karena seluruhnya sudah terkoneksi secara otomatis. Termasuk juga diusahakan terkoneksi dengan data EMIS milik Kemenag dan Dapodik milik Kemendiknas. “Data-data itu dengan sendirinya akan menjadi database yang bisa diakses oleh semua bagian yang ada,” beber dia.

Baca juga : MAN 1 Lamongan Terima Penghargaan SNI Award 2017

Nah, untuk aplikasi digital ini dikembangkan berbasis websiste MAN 1 Lamongan, https://man1lamongan.sch.id/   sebagai portalnya, juga dilengkapi aplikasi portable android yang sudah go public, bisa diunduh di Google Play Store atau diklik pada link ini: https://man1lamongan.sch.id/apps/ . Dalam portal website, dilengkapi banyak menu, mulai menu profile dan kebijakan madrasah yang akan terus di-up date secara kontinue, hingga menu pembelajaran dan raport digital. Dengan demikian, pembelajaran bisa dilakukan secara online melalui portal tersebut dengan menggunakan aplikasi e-learning Kemenag. Pada portal itu juga ada menu lain, termasuk menu segala kebutuhan siswa dan guru, mulai simpatika, simpeg, dan lainnya, sehingga guru tidak perlu susah-susah mencari bila butuh urusan simpatika atau simpeg sewaktu-waktu.

Bukan hanya itu, para guru dan karyawan juga diberi fasilitas google drive unlimited, sehingga bisa dipakai menyimpan data sebanyak-banyaknya, termasuk dokumen kepegawaian dan perangkat mengajar. Sehingga bila butuh sewaktu-waktu, data itu bisa diunduh dan diprint. Data tertentu juga bisa diijinkan untuk diakses orang lain atau pimpinan. Tentu ini sangat berguna untuk kegiatan audit yang selama ini dilakukan di MAN, sehingga guru tidak perlu harus membuat perangkat lagi setiap kali ada jadwal audit, baik audit internal maupun audit eksternal.

“Tentu ini akan bisa mempermudah banyak pihak, sehingga energi kita bisa kita pakai untuk urusan lain,” ucap dia seraya menyebut masih banyak fungsi lain, termasuk untuk kepentingan akreditasi madrasah, sehingga madrasah tidak perlu menyiapkan dadakan bila ada jadwal akreditasi, karena sudah terbangun otomatis. Apalagi dalam akreditasi ke depan, ada perubahan kebijakan,yang menggukan akreditasi berbasis performance. (*/roudlon)


Share Agar Bermanfaat!!
KELUAR