Jumat, 19 Apr 2024
  • VISI MAN 1 LAMONGAN : "MADRASAH UNGGUL DALAM PRESTASI, TERAMPIL, BERAKHLAKUL KARIMAH DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN”

MANELA BORONG JUARA 1 NASIONAL OLIMPIADE SEJARAH DI DUA UNIVERSITAS

Share Agar Bermanfaat!!

(Lamongan, 1 September 2023). Membawa pulang prestasi sebagai juara 1 tingkat nasional dalam olimpiade ODISEA Sejarah yang digelar oleh Universitas Negeri Malang, dua dari empat tim delegasi MAN 1 Lamongan menorehkan prestasi terbaiknya. Satu tim yang terdiri dari Rizkia Pertiwi (XII IPS 1) dan Hidayah Nur Valentine (XII IPS 1) berhasil meraih Juara 1 tingkat nasional, sedangkan satu tim lain yang terdiri dari Stevia Suryani Virawanti (XI IPS 1) dan Irsya Ahmad Firdaus (XI IPS 1) meraih juara harapan 1 tingkat nasional. Kedua tim tersebut sebelumnya bersaing ketat menyisihkan lebih dari 250 tim dari berbagai daerah.

Babak penyisihan olimpiade ODISEA Sejarah dilakukan secara online pada tanggal 8 Agustus 2023, sedangkan babak final diselenggarakan secara offline di kampus Universitas Negeri Malang pada tanggal 27 Agustus 2023.

Sebelumnya, pada 12 Agustus 2023 dalam olimpiade GANAPATI Sejarah Universitas Negeri Jember, dua tim delegasi MAN 1 Lamongan juga berhasil mempersembahkan Juara 1 dan Juara Harapan 1 tingkat nasional. “Ada dua tim yang kami kirim. Tim pertama yaitu Rizkia Pertiwi, Stevia Suryani Virawanti, dan Anis Dwi Ariyanti berhasil menjadi juara 1 nasional. Sementara tim 2 yaitu Ahmad Hakim Juliansyah, M. Raja Rafi’uddin, dan Irsya Ahmad Firdaus berhasil mempersembahkan juara harapan 1 tingkat nasional. Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kerja keras mereka dalam mempersiapkan olimpiade ini,” kata Awam Roisa, S.Pd yang mendampingi langsung babak final di kampus Universitas Negeri Malang.

Keberhasilan tim memboyong predikat sebagai juara 1 tingkat nasional tidak serta merta diperoleh begitu saja. Persiapan dan pembimbingan sudah dilakukan sejak tiga tahun terakhir. “Ada bimbingan yang dilakukan di tiap kelas setiap seminggu sekali. Tujuannya untuk menumbuhkan minat anak-anak dalam mempelajari sejarah lebih luas lagi. Selanjutnya, ada bimbingan intensif yang dilaksanakan sebulan menjelang pelaksanaan lomba. Ini kami laksanakan hampir setiap hari. Semua keberhasilan ini adalah kerja keras dari tim, kesungguhan anak-anak, dan dukungan dari madrasah,” lanjut Awam Roisa, S.Pd. Ia berharap, kecintaan siswa terhadap mata pelajaran sejarah bisa terus ditingkatkan, bukan hanya untuk jurusan IPS, tetapi juga dari jurusan yang lain.

Salah satu anggota tim yang diwawancarai mengatakan bahwa meskipun menjadi juara harapan 1 tingkat nasional, setidaknya ia memperoleh banyak pengalaman dalam mengikuti lomba olimpiade sejarah di dua kampus tersebut. “Dari evaluasi atas kekurangan kami nantinya akan menjadi penyemangat untuk mempersiapkan segala sesuatunya lebih baik lagi sehingga pada olimpiade yang sama tahun depan kami bisa lebih matang. Yang jelas kami merasa sangat senang dan bangga dapat mempersembahkan juara untuk madrasah tercinta.”

Tak hanya kebanggaan dari peserta lomba, ungkapan yang sama pun disampaikan oleh Waka Kurikulum MAN 1 Lamongan. “Kami, atas nama madrasah di bidang kurikulum merasa sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras serta dedikasi anak-anak dan pembina sehingga bisa menjadi Juara 1 Nasional dalam olipiade Sejarah di dua universitas sekaligus. Prestasi ini menambah deretan prestasi madrasah khususnya di bidang akademik. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi peserta didik yang lain dan bisa membantu madrasah untuk mewujudkan visi dan misi sebagai madrasah yang unggul,” kata Siti Khofilah, S.Pd, M.Pd. []


Share Agar Bermanfaat!!
KELUAR