
Lamongan – Kegiatan Orientasi Santri Ma’had Bahrul Fawaid (OSMABA) MAN 1 Lamongan yang berlangsung sejak 21 Juli hingga 26 Juli 2025 terus berjalan dengan penuh semangat. Kegiatan yang dilaksanakan setiap malam mulai pukul 18.30 hingga 21.30 WIB ini diikuti oleh seluruh santri baru Ma’had Bahrul Fawaid.
BACA JUGA : Meriah! Siswa Baru MAN 1 Lamongan Disambut Aksi Demonstrasi Ekstrakurikuler
Memasuki hari ketiga, Selasa (23/07/2025), para santri menerima dua materi penting. Materi pertama adalah motivasi santri yang disampaikan oleh pengurus Komite MAN 1 Lamongan. Sekretaris Komite, Drs. H. Syarif Hidayatullah, dalam penyampaiannya menekankan bahwa santri harus memiliki kesabaran luar biasa dalam menghadapi dinamika kehidupan.
“Sebagai santri harus bisa sabar menahan hiruk pikuk dunia luar. Santri ma’had adalah generasi literasi. Di ma’had, waktu 24 jam diisi dengan belajar, ditambah lagi dengan menghafal Al-Qur’an yang disertai kajian nahwu, sharaf, dan tajwid,” jelas beliau.
Menurut H. Syarif, para santri memiliki peran strategis sebagai pionir dalam membangun peradaban. “Santri harus siap menjadi tokoh muda yang berilmu dan berakhlak. Dengan bekal ilmu pesantren, mereka akan menjadi generasi penerus yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” tambahnya.

Setelah itu, Ketua Komite MAN 1 Lamongan, Drs. H. Mashud Ali, memberikan motivasi lanjutan. Ia menekankan pentingnya keberanian dan keyakinan dalam menuntut ilmu. “Menjadi santri harus berani, seperti Nabi Ibrahim yang dibakar oleh kaumnya tetapi tetap tegar karena yakin bahwa Allah-lah yang mengatur segalanya. Jika niat belajar sudah lurus karena Allah, maka Allah akan menjaga dan menolong,” ungkapnya penuh semangat.
Beliau juga mengingatkan bahwa santri harus mampu membedakan antara kebenaran dan kesalahan. “Santri harus mengenal kebenaran, menjauhi kebatilan, dan yakin mampu membedakannya,” tegas H. Mashud Ali.
Selain materi motivasi, sesi kedua diisi dengan pelatihan public speaking yang disampaikan oleh Ustadzah Nurul Istiqomah, S.Pd. Materi ini bertujuan melatih kemampuan berbicara santri di depan umum sehingga mereka dapat menjadi komunikator yang baik dan percaya diri di berbagai kesempatan.
Dengan rangkaian kegiatan ini, diharapkan para santri baru Ma’had Bahrul Fawaid MAN 1 Lamongan semakin mantap menapaki jalan menuntut ilmu, memiliki mental yang kuat, dan siap menjadi generasi berdaya saing dengan landasan iman dan akhlak yang kokoh
