Sabtu, 06 Des 2025
  • VISI MAN 1 LAMONGAN : "MADRASAH UNGGUL DALAM PRESTASI, TERAMPIL, BERAKHLAKUL KARIMAH DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN”

Dua Kegiatan Pendampingan Psikologi Warnai Hari Aktif MAN 1 Lamongan

Share Agar Bermanfaat!!

Lamongan (22/10/2025) – MAN 1 Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan mental dan peningkatan kualitas interaksi di lingkungan madrasah. Dalam satu hari, madrasah ini menyelenggarakan dua kegiatan pendampingan psikologi yang melibatkan siswa, wali murid, serta seluruh guru.

Kegiatan pertama berlangsung pada pukul 10.00–12.00 WIB di ruang pertemuan. Pendampingan ini dikhususkan bagi siswa kelas XII-J anak CIBI (Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa), yang diikuti oleh seluruh siswa bersama wali murid masing-masing. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan materi mengenai cara memahami dunia dan cara berpikir remaja masa kini, sekaligus strategi pendampingan anak berbakat dari sisi psikologis.

Suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh antusias. Para wali murid tampak reaktif dan terlibat dalam diskusi, terutama ketika pemateri memberikan contoh konkret menghadapi dinamika psikologis anak-anak di era digital.

Setelah istirahat singkat, kegiatan kedua dilanjutkan pukul 12.15–14.30 WIB di aula madrasah, dengan peserta seluruh Bapak/Ibu guru MAN 1 Lamongan. Sesi ini diawali dengan presentasi hasil Madrasah Climate Index (MCI), kemudian diteruskan dengan pendampingan psikologi oleh Bapak Lucky Abrorry, M.Psi, Kepala Layanan Asesmen dan Psikologi dari UINSA Surabaya.

Dalam penyampaiannya yang dikemas secara interaktif dan berbentuk sharing, Bapak Lucky menyoroti sikap guru terhadap siswa generasi Z atau generasi “strawberry”, yang dikenal sensitif dan penuh tantangan dalam pembentukan karakter. Ia mengajak para guru untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran dan komunikasi agar lebih empatik, adaptif, serta berorientasi pada pemahaman karakter siswa.

BACA JUGA : Semangat Berbahasa 210 Siswa Program Bahasa MAN 1 Lamongan Melebur dalam ‘Language Fun Games

“Guru masa kini perlu menjadi pendengar yang baik sekaligus pembimbing yang bijak. Generasi Z membutuhkan figur yang memahami, bukan sekadar menuntut,” ujar Lucky Abrorry dalam salah satu sesi refleksinya.

Para guru tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka menyampaikan pengalaman dan kendala dalam kegiatan belajar mengajar (KBM), terutama dalam menghadapi perubahan karakter dan pola pikir siswa saat ini. Diskusi menjadi hidup dan penuh keakraban.

Kepala MAN 1 Lamongan, Hj. Nur Endah Mahmudah, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

 “Kami sangat berterima kasih kepada tim psikologi UINSA Surabaya. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama, baik bagi guru maupun orang tua, bahwa setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan psikologis yang berbeda,” ujarnya.

Salah satu guru peserta, Bapak Rouf Baidowi, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi banyak wawasan baru.

“Pendampingan ini membuka pikiran kami tentang cara mendekati siswa generasi sekarang. Ternyata, komunikasi empatik dan fleksibilitas sikap guru sangat berpengaruh terhadap semangat belajar siswa,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu wali murid siswa XII-J, juga memberikan respon positif.

“Kami senang bisa dilibatkan langsung. Kadang orang tua bingung menghadapi anak-anak di masa remaja. Dengan kegiatan ini, kami jadi lebih memahami bagaimana mendampingi anak di dunia digitalnya,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kedua kegiatan pendampingan ini berjalan lancar, komunikatif, dan penuh makna. Selain mempererat hubungan antara siswa, guru, dan orang tua, kegiatan ini juga memperkaya wawasan tentang pentingnya keseimbangan antara aspek akademik dan psikologis dalam pendidikan di MAN 1 Lamongan. (Humas Manela).


Share Agar Bermanfaat!!
KELUAR