
Lamongan (24/07/2026) — Sebagai upaya membekali remaja dengan pemahaman yang benar mengenai pendidikan seksual dalam perspektif Islam, Ma’had Bahrul Fawaid MAN 1 Lamongan berkolaborasi dengan Nawaning Nusantara Lamongan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tarbiyah Jinsiyah yang diikuti oleh sekitar 300 santri putra dan putri.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Ma’had Bahrul Fawaid MAN 1 Lamongan, Hj. Alifatuz Zamzami, M.Pd., serta Koordinator Nawaning Nusantara Lamongan Ning Wahyuni Danial Khotimah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter dan pembinaan remaja di lingkungan pesantren.

Materi disampaikan oleh Ning Dewi Irma Latifah dan Ning Mambaul Atiyah, yang mengupas berbagai aspek tarbiyah jinsiyah secara komprehensif berdasarkan nilai-nilai Islam. Pembahasan meliputi pemahaman tentang fitrah remaja, perubahan pada masa pubertas, adab pergaulan, pentingnya menjaga kehormatan diri (‘iffah), hingga kesiapan menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan media digital secara bijaksana.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi oleh narasumber, tetapi juga dirancang dengan pendekatan partisipatif dan interaktif. Para santri diajak terlibat aktif melalui sesi pemetaan pemahaman, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, berdiskusi dalam kelompok, menganalisis studi kasus, serta mempresentasikan hasil diskusi di hadapan peserta lainnya. Pola pembelajaran ini mendorong santri untuk berpikir kritis, berani menyampaikan gagasan, sekaligus mengaitkan materi dengan realitas yang mereka hadapi sebagai remaja.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pada sesi tanya jawab, para santri menunjukkan ketertarikan yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar tantangan remaja masa kini, pergaulan, serta cara menjaga diri sesuai tuntunan syariat Islam. Interaksi yang terbangun menjadikan suasana pelatihan lebih hidup sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri memperoleh bekal yang memadai mengenai pendidikan seksual bagi remaja putra dan remaja putri yang sesuai dengan ajaran Islam. Lebih dari sekadar memahami teori, para peserta diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kehormatan diri, membangun sikap yang bertanggung jawab, serta mengambil keputusan yang bijaksana dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan remaja.

Kolaborasi antara Ma’had Bahrul Fawaid MAN 1 Lamongan dan Nawaning Nusantara ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan perkembangan zaman. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari ikhtiar mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menjaga diri sesuai tuntunan syariat Islam. ( Humas ICT)