
Lamongan – Siswa-siswi MAN 1 Lamongan Kembali menorehkan kebanggaan dengan turut ambil bagian dalam Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan di Pendopo Lokatantra Lamongan. Kehadiran para siswa menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut melalui penampilan fragmen (drama pendek) bertema “Stop Bullying” yang berhasil memukau para tamu undangan dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Lamongan dan Mars Keluarga Berencana (KB) sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan dan pembangunan keluarga. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Remo yang dibawakan siswi SDN 3 Jetis, menampilkan kekayaan budaya khas Jawa Timur.
Memasuki acara inti, kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta laporan dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (P3AKB). Acara kemudian dimeriahkan dengan penampilan para juara lomba menyanyi tingkat SD/MI yang diraih SDN Badurame, disusul penampilan juara tingkat SMP/MTs dari SMPN 2 Lamongan.

Puncak kemeriahan semakin terasa saat Sanggar Seni dan Kreativitas (SSK) MAN 1 Lamongan menampilkan drama pendek bertema “Stop Bullying”. Melalui alur cerita yang menyentuh, para siswa menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan, membangun empati, saling menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi setiap anak. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Setelah penampilan drama, acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba dalam rangkaian peringatan HARGANAS dan Hari Anak Nasional.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan juga menyampaikan sambutan sekaligus melaunching program “SALAM-Q GENTING” (Sedekah Amal QRIS Lamongan untuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari pembangunan keluarga.

“Ketahanan nasional dimulai dari ketahanan keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Beliau juga mengangkat tema Hari Keluarga Nasional, yaitu “Ayah Wajib Hadir”, serta tema Hari Anak Nasional, “Sayangi Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan.” Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam proses tumbuh kembang anak agar mereka mampu menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing di masa depan.
Kepala MAN 1 Lamongan, Hj. Nur Endah Mahmudah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada siswa MAN 1 Lamongan untuk tampil dalam kegiatan tingkat kabupaten tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur siswa-siswi MAN 1 Lamongan dapat berpartisipasi dalam peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional. Penampilan fragmen bertema Stop Bullying merupakan bentuk nyata pendidikan karakter yang kami tanamkan kepada peserta didik agar menjadi generasi yang peduli, berempati, dan berani menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari perundungan.
“Beliau juga berharap pesan yang disampaikan melalui drama tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap perlindungan anak.
“Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Ketika keluarga, sekolah, dan masyarakat berjalan bersama, maka akan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menyongsong Indonesia Emas.
“Keikutsertaan MAN 1 Lamongan dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penguatan ketahanan keluarga, perlindungan anak, serta pembentukan karakter peserta didik melalui seni, budaya, dan pendidikan yang humanis. Penampilan drama “Stop Bullying” tidak hanya menjadi hiburan yang edukatif, tetapi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan perundungan demi terwujudnya lingkungan yang ramah anak dan masa depan generasi bangsa yang lebih baik. (ICT Manela).