Minggu, 06 Sep 2026
  • VISI MAN 1 LAMONGAN : "MADRASAH UNGGUL DALAM PRESTASI, TERAMPIL, BERAKHLAKUL KARIMAH DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN”

Meneladani Akhlak Rosulullah, Civitas Akademika MAN 1 LAMONGAN Khidmat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Share Agar Bermanfaat!!

LAMONGAN — Dalam rangka menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat keteladanan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, seluruh civitas akademika MAN 1 Lamongan mengikuti kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Darussalam MAN 1 Lamongan dan diikuti oleh seluruh keluarga besar madrasah. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah Islam serta meneladani akhlak dan kepribadian beliau.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan shalawat Nabi dan Mahalul Qiyam yang diikuti seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan. Suasana religius semakin terasa ketika lantunan shalawat menggema di Masjid Darussalam. Acara kemudian dilanjutkan dengan qiroatil Qur’an, sambutan-sambutan, mauidzotul hasanah, dan ditutup dengan doa.

Dalam sambutannya sebagai panitia, perwakilan OSIMA MAN 1 Lamongan menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk mengingat kembali perjuangan Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat untuk menjadikan beliau sebagai teladan dalam kehidupan.“Peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat atas perjuangan Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua mampu meneladani beliau dan menjadikan Rasulullah sebagai contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap perwakilan OSIMA.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Lamongan, Hj. Nur Endah Mahmudah, S.Ag., M.Pd.I., mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan Maulid Nabi dengan penuh kekhidmatan dan menjadikannya sebagai momentum introspeksi diri.“Ikuti kegiatan ini dengan khidmat. Jadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk introspeksi diri, seberapa jauh kita telah meneladani Baginda Rasulullah Muhammad SAW,” pesan Hj. Nur Endah.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid Nabi, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik dalam perkataan, sikap, maupun hubungan dengan sesama.Hikmah dan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi disampaikan oleh K.H. Abdul Hamid, Pengasuh Pondok Pesantren Al Mustaghitsin Lamongan. Dalam mauidzotul hasanah-nya, beliau mengajak para peserta didik untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani Nabi Muhammad SAW.

K.H. Abdul Hamid menjelaskan tentang sejarah dan pentingnya peringatan Maulid Nabi. Beliau juga menyampaikan berbagai keutamaan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW. Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Beliau menyampaikan sejumlah keutamaan membaca shalawat, di antaranya berkaitan dengan pertolongan dan kemuliaan bagi orang yang istiqamah bershalawat. Karena itu, para peserta didik diajak untuk membiasakan diri membaca shalawat dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, K.H. Abdul Hamid mengingatkan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam. Rasulullah SAW merupakan sosok yang sangat memperhatikan umatnya dan menjadi panutan dalam menjalani kehidupan.“Kalian harus menghormati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dengan adanya Nabi Muhammad, kita mengenal Islam dan berharap memperoleh syafaat beliau. Karena itu, cintailah Rasulullah dengan mengenal beliau dan meniru akhlaknya,” tutur beliau dalam tausiyahnya.

Di hadapan para pelajar MAN 1 Lamongan, K.H. Abdul Hamid juga menekankan pentingnya mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW. Para pelajar tidak hanya diharapkan mengetahui nama Nabi Muhammad, tetapi juga memahami silsilah, sejarah kehidupan, perjuangan, serta tanggal kelahiran beliau.

Menurutnya, mengenal sosok yang dicintai merupakan bagian penting dalam menumbuhkan kecintaan. Semakin seseorang mengenal Rasulullah SAW, semakin besar pula dorongan untuk meneladani akhlak dan perjuangan beliau.

Beliau juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW memiliki perhatian yang sangat besar kepada umatnya. Karena itu, umat Islam hendaknya membalas kecintaan tersebut dengan memperbanyak shalawat, mengikuti sunnah, serta meniru akhlak Rasulullah dalam kehidupan.“Sebagai pelajar, kalian harus mengetahui siapa panutan kalian. Kenali silsilah Nabi, sejarah beliau, bahkan tanggal kelahiran beliau. Dengan mengenal Rasulullah, akan tumbuh rasa cinta kepada beliau,” pesan K.H. Abdul Hamid.

Dalam tausiyahnya, beliau juga mengutip pesan Rasulullah SAW tentang keutamaan umat yang beriman kepada beliau meskipun tidak pernah bertemu secara langsung. Hal tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus menjaga iman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MAN 1 Lamongan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan semata. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, disiplin, santun, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Keteladanan Rasulullah SAW menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika MAN 1 Lamongan untuk membangun budaya madrasah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat hingga akhir dan ditutup dengan doa bersama. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, keluarga besar MAN 1 Lamongan berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh serta mampu diwujudkan dalam perilaku nyata di lingkungan madrasah, keluarga, masyarakat, dan kehidupan berbangsa.

Dengan mengenal Rasulullah, tumbuh kecintaan; dengan mencintai Rasulullah, lahir keteladanan; dan dengan meneladani akhlaknya, terwujud generasi madrasah yang berkarakter dan berakhlak mulia. (ICT Manela).


Share Agar Bermanfaat!!

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR