MAN 1 Lamongan Dapat Penghargaan Adiwiyata Mandiri

0
428
Ketua Tim Adiwiyata MAN 1 Lamongan Suparno memegang tropy didampingi Dirjen KLHK

Lamongan-Kiprah MAN 1 Lamongan semakin diperhitungkan banyak pihak di tingkat nasional. Hal ini  menyusul berbagai prestasi yang terus diraih madrasah di tingkat nasional. Terakhir, madrasah pimpinan Akhmad Najikh ini kembali berhasil dapat penghargaan Adiwiyata Mandiri 2018. Penghargaan tertinggi tingkat nasional di bidang lingkungan itu diserahkan sendiri oleh Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar di Jakarta.

“Alhamdulillah, kerja keras seluruh civitas akademika madrasah membuahkan hasil, mendapat penghargaan adiwiyata mandiri 2018,” kata Kepala MAN 1 Lamongan Akhmad Najikh, Sabtu (22/12/2018).

Bagi MAN 1 Lamongan, prestasi ini cukup membanggakan. Maklum, MAN 1 Lamongan adalah satu dari sedikit yang berhasil mendapat penghargaan ini. Sesuai data di Kementerian LHK, ada 117 sekolah yang mendapatkan penghargaan adiwiyata mandiri dari seluruh sekolah di tanah air. Jumlah itu merupakan hasil penyaringan dari 314 sekolah negeri dan swasta yang masuk dan dinyatakan layak oleh team.

Selain adiwiyata mandiri, Kementerian LHK juga memberikan penghargaan adiwiyata nasional bagi sekolah. Penghargaan jenis ini juga sudah pernah diraih MAN 1 Lamongan pada 2017 lalu. Untuk jenis menghargaan ini, ada 875 sekolah terdiri atas 784 sekolah negeri dan 91 sekolah swasta di 273 kota/kabupaten di 32 provinsi diusulkan Dinas Lingkungan Hidup mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Hasilnya, ada 279 sekolah dinyatakan memenuhi kriteria dan berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional 2018.

Akhmad Najikh menambahkan bahwa pada prinsipnya, apapun bentuk dan nama penghargaan yang diraih, memiliki tujuan sama yaitu mendidik dan membina karakter civitas akademika di sebuah lembaga termasuk lembaga pendidikan yang berbudaya lingkungan hidup. “Dengan diperolehnya penghargaan adiwiyata mandiri ini mudah-mudahan bisa memotivasi warga MAN 1 Lamongan untuk bekerja lebih baik dalam mewujudkan madrasah hebat bermartabat,” tegas Akhmad Najikh.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga berharap penghargaan adiwiyata mandiri yang diraih ini bisa meningkatkan kinerja pegawai, guru, dan siswa. Kebersihan dan pelestarian lingkungan hidup, kata dia, juga diharapkan bisa selalu terjaga. Dan tidak kalah pentingnya, tambah dia, prestasi ini diharapkan semakin menumbuhkembangkan inovasi pembelajaran yang terintegrasi dengan lingkungan hidup. “Kewirausahaan karya siswa juga bisa dikembangkan lebih luas sekaligus bisa meningkatkan kesadaran dan pembiasaan warga madrasah dalam berbudaya hidup bersih dan sehat,” ucapnya seraya berdoa agar prestasi ini membawa berkah.

Di tempat terpisah, Ketua Tim Adiwiyata Mandiri MAN 1 Lamongan Suparno mengaku dirinya bersyukur kepada Allah Swt dan merasa patut bangga atas prestasi ini. “Hal ini karena MAN 1 Lamongan baru kali ini mengajukan diri ikut dalam perlombaan adiwiyata mandiri dan langsung dinyatakan lulus dengan baik. Sementara pihak lain, tidak sedikit lembaga mengajukan sampai tiga bahkan empat kali, namun baru dinyatakan lulus,” ucap Suparno dengan bangganya.

Bagi dia,  apa yang diraih ini tidak lepas dari semangat, kekompakan, partisipasi, dan do’a seluruh warga MAN 1 Lamongan yang memiliki tekad kuat dan tujuan yang sama. Yakni, lanjut dia, menciptakan lingkungan madrasah  nyaman bagi semua civitas akademika, sehingga memberi dampak positif bagi pelaksanaan proses pembelajaran. (roudlon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here