Selasa, 16 Des 2025
  • VISI MAN 1 LAMONGAN : "MADRASAH UNGGUL DALAM PRESTASI, TERAMPIL, BERAKHLAKUL KARIMAH DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN”

MAN 1 Lamongan Gelar Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Share Agar Bermanfaat!!

Lamongan (02/08/2025) — MAN 1 Lamongan menggelar Workshop dan Pendampingan Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta yang diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agar sesuai dengan perkembangan teknologi serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam dunia pendidikan.

BACA JUGA : Bincang Santai Kepala MAN 1 Lamongan dan Siswa: Wadah Aspirasi dan Evaluasi Rutin Setiap Bulan

Acara berlangsung di aula MAN 1 Lamongan dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Muhlisin Mufa, S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada peserta dengan mengutip sebuah dalil yang relevan dengan dunia pendidikan:

“Ajari anak-anakmu, karena mereka hidup tidak sama dengan duniamu.”

Beliau menekankan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman agar dapat mendidik generasi yang hidup di era digital dan serba cepat. “Guru harus terus belajar, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan tantangan masa kini,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala MAN 1 Lamongan dalam sambutannya menyampaikan pesan penguatan kepada para guru tentang peran strategis mereka.

 “Guru adalah dapuk kepemimpinan atas keberhasilan pendidikan bagi anak-anak. Keberhasilan peserta didik dalam meraih prestasi tidak lepas dari ketulusan dan kesungguhan guru dalam mendidik,” ungkapnya.

Sebagai narasumber utama, Drs. Ida Safiaturrahma, M.Pd.I., selaku Pengawas Madrasah Tingkat Menengah Kantor Kemenag Lamongan, memaparkan materi terkait perubahan dan pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta. Beliau menjelaskan pentingnya integrasi nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran agar pendidikan tidak hanya berorientasi pada kognitif semata, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan praktik langsung penyusunan Modul Ajar sesuai dengan prinsip Deep Learning. Melalui sesi ini, guru dilatih agar mampu merancang modul yang memuat capaian pembelajaran mendalam, mendorong keterampilan berpikir kritis, serta mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata.

Tidak hanya mendapatkan wawasan baru, para peserta juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Abd. Hadi, M.Pd., salah satu guru peserta workshop, menyampaikan kesannya:

“Workshop ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan pemahaman baru tentang kurikulum yang lebih humanis dan praktik pembuatan modul ajar yang aplikatif. Pendekatan deep learning ini membantu kami menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan guru-guru MAN 1 Lamongan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era modern dan mampu menerapkan pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga menumbuhkan kasih sayang, kepedulian, dan karakter yang baik pada peserta didik. ( Humas Manela)


Share Agar Bermanfaat!!
KELUAR