Sabtu, 23 Okt 2021
  • Agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta. Dan ilmu pengetahuan tanpa agama adalah lumpuh.

Telurkan Karya Buku, Alumni MAN 1 Lamongan Diundang Khusus Bupati

Share Agar Bermanfaat!!

Lamongan-Budaya literasi yang terus dikembangkan di MAN 1 Lamongan berdampak luar biasa pada diri siswa MAN 1 Lamongan. Bahkan, para siswa yang sudah lulus pun masih tertanam jiwa literatnya. Salah satunya adalah Mas Rifqiyah Maulana Alfisyah. Perempuan yang akrab dipanggil Alfisyah yang kini menempuh pendidikannya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini bahkan sudah memiliki dua karya buku.

Hebatnya, dua karya buku tersebut diselesaikan di tahun sama, 2021. Karya pertama berjudul Sangkala Semesta (2021) dan karya kedua berjudul Samudera Kuasa (2021). Prestasi putri Kasi Pendma Kemenag Lamongan, Drs H. Masduki Yasin,M.Pd ini rupanya juga mengundang perhatian Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Orang nomor satu Lamongan inipun secara khusus mengundang alumni MAN 1 Lamongan tahun 2019 ini.

“Älhamdulillah, saya bisa merampungkan karya saya. Buku-buku ini sebagian berisi pengalaman hidup saya sendiri,” ujar Mas Rifqiyah Maulana Alfisyah ditemui usai diundang Bupati Lamongan.

Baca juga : Kuatkan Budaya Literasi, MAN 1 Lamongan Gelar Workshop Nulis Buku

Bagi Alfisyah, pengalaman adalah guru kehidupan yang tidak boleh dilewatkan, sehingga perlu diabadikan menjadi rangkaian kata yang penuh makna. Maka dengan menulis buku, lanjut dia, itu merupakan bagian dari kisah perjalanannya untuk menikmati karunia-Nya. Satu hal yang menjadi prinsip hidupnya, tambah dia, adalah selalu bersyukur, berkarya, dan berprestasi karena setiap hari adalah pengalaman berharga.

“Antara impian dan kenyataan, jatuh bangun atas setiap ketidakmungkinan, bahagia dan duka yang menjelma menjadi setiap kalimat yang tertulis di bukunya,”ucap dia.

Testimoni Bupati Lamongan :

Sebelum fokus dunia kepenulisan, Alfisyah menekuni panggung Syarhil Qur’an dan berkeliling Indonesia untuk mengikuti berbagai perlombaan di tingkat regional maupun nasional. Melalui panggung Syarhil Qur’an itu ia dapat berkesempatan untuk melepas kerinduan kepada baginda Rasulullah dan bersimpuh di Baitullah pada tahun 2017. Dilanjutkan di tahun 2018, Allah panggil untuk kali kedua, semuanya secara gratis sebagai bonus juara 1 atas perlombaan yang diikuti.

Buku kedua berjudul “SAMUDRA KUASA “ berisi tentang pesan–pesan penyembuh luka. Tips tentang cara bahagia hanya bertaut dan berharap kepada-NYA. Bagi Alfisyah, dalam kehidupan, jatuh bangun, difitnah, dihina, dimanipulasi, direkayasa, adalah hal yang tidak terlalu butuh jumpa pers untuk mengklarifikasinya. Cukup Allah, Sang Maha pengklarifikasi terbaik.

“Semoga buku ini menjadi bagian atau sumbangsih dari Alfisyah untuk semaraknya Lamongan Literasi serta Lamongan Megilan,” tegas dia.

Alfisyah sendiri kini masih tercatat sebagai mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah jurusan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir. Alfisyah lahir di Kota Soto, Lamongan, 30 November 1999. Putri pertama dari 3 bersaudara ini memiliki hobi menulis, membaca, dan melukis. Ia yakin bahwa menulis adalah ruang yang istimewa untuk menyalurkan keabadian melalui aksara. Dari hobi menulisnya, ia telah menerbitkan dua buku yang berjudul; “Sangkala Semesta” dan “Samudra Kuasa”.

Baca juga : Pandemi, Siswa MAN 1 Lamongan Raih Juara I Nasional

Sebelumnya, Alfisyah menempuh pendidikan di TK Pembina Lamongan, SDN Made 4 Lamongan, SMPN 1 Lamongan, Ponpes Raudhatul Qur’an Lamongan, Ponpes al-Munawwariyyah Malang, kemudian melanjutkan di Ponpes Sulaimaniyyah Turki untuk mengikuti program beasiswa Tahfidz al-Qur’an, kemudian ia juga pernah mengenyam pendidikan di MAN 1 Lamongan. Selain  itu dia juga aktif dalam mengikuti berbagai perlombaan MTQ di bidang Syarhil Qur’an dan Maqalah al-Qur’an. Ia juga tergabung dalam organisasi relawan pendidikan seperti Ayo Mengajar Indonesia, serta saat ini masih aktif menjadi mudabbirah di Ma’had Putri UIN Jakarta. (roudlon)


Share Agar Bermanfaat!!

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR