Selasa, 05 Mar 2024
  • Visi MAN 1 Lamongan : Terwujudnya Madrasah Digital yang Unggul, Berkarakter, Terampil, dan Berbudaya Lingkungan

Pembinaan ASN, Kakanwil Beri Wejangan Filosofi Hidup

Share Agar Bermanfaat!!

Lamongan-Kemenag Kabupaten Lamongan menyelenggarakan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Lamongan, Rabu (12/1/2022). Kegiatan pembinaan yang dipusatkan di MTs Negeri 1 Lamongan tersebut digelar menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Dr. H. Husnul Marom.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Bidang Pd. Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur ini banyak memberikan wejangan. Dan wejangan orang nomor satu Kemenag Jawa Timur ini bisa disaksikan secara luas karena juga digelar secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom, diikuti seluruh ASN Kamenag di wilayah Lamongan.

Pada kesempatan tersebut, Dr. H. Husnul Marom memberikan banyak wejangan sebagai seorang pemimpin yang jadi filosofi hidup. Pertama, Baris berbaris. Menurut Husnul Marom, dalam Baris Berbaris tersebut mengandung filosofi atau makna yang dalam, yakni anggota harus tunduk dan taat apapun aba-aba komandan. “Jika tidak mampu mengikuti maka harus ada komunikasi khusus. Dan jika tidak bisa mengikuti maka keluar dari barisan adalah yang terbaik,” ujar Husnul Marom.

Baca jugaKepala Kemenag Baru Puji MAN 1 Lamongan Luar Biasa

Lebih lanjut, Husnul Marom juga menyampaikan Filosofi kereta cepat. Menurut dia, kereta cepat juga mengandung filosofi tinggi. Yakni, jika tidak bisa mengikuti maka resiko tertinggal dan ditinggalkan karena kereta ada deadline waktu. Dan kereta, tambah dia, sudah jelas rel dan gerbongnya, maka ikuti aturan, anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) suatu institusi atau organisasi kalau anda ingin selamat

Kemudian, kata dia, Falsafah dari Alfiyah ibn Malik. Menurut dia, farfak bidhomin pada dasarnya rofak itu dhommah  tetapi tidak mesti rofak itu dhommah. Maka, tambah dia, dalam organisasi sangat penting untuk menjaga kekompakan. “Wansiban fathan pada dasarnya nasab adalah fathah tetapi tidak mesti semua nasab itu fathah. Arti dari sini bisa diambil pembelajaran dalam penyelenggaraan organisasi atau pemerintahan harus transparan tetapi transparan bukan berarti vulgar,” jelas dia.  Wajrun kasrun, tambah duia, pada dasarnya jer itu kasroh tetapi tidak mesti semua jer itu kasroh dari sini menunjukkan pentingnya musyawarah.

Selain itu, Husnul Marom, juga mengingatkan bahwa kita sebagai keluarga besar Kementerian Agama harus mensukseskan segala program dan kegiatan kementerian. Adapun program Gus Menteri,  Yaqut Quomas di antaranya adalah Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Indek Religiusity, dan Tahun Toleransi.

Baca jugaJumat Berkah, Dharma Wanita MAN 1 Lamongan Bagi-Bagi Makanan

Dalam kegiatan pembinaan ASN ini juga dihadiri Ibu pembina DWP dari Kanwil ibu Dr. Hj. Zulfatul Mufidah Husnul Marom. Di kesempatan tersebut, istri orang nomor satu Kemenag Jawa Timur ini juga  memberikan pembinaan kepada anggota DWP Kemenag Kabupaten Lamongan yang pada intinya kagiatan DWP masa kini harus up-to-date yang selalu mengikuti perkembangan jaman tidak hanya arisan semata tapi harus dapat memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih. “Semoga Kementerian Agama terus dapat melayani umat. We ❤️ U,” tegas dia. (*/Roudlon)


Share Agar Bermanfaat!!
KELUAR